AIF-C01 notes
Fundamentals of ML and AI

AWS Infrastructure and Technologies

AWS mengelompokkan layanan AI dan ML ke dalam tiga layer, dari yang paling fleksibel sampai yang paling siap pakai.

AWS AI/ML stack

ML frameworks layer

  • Amazon SageMaker AI (nama baru Amazon SageMaker) adalah layanan fully managed untuk membangun, melatih, dan men-deploy model ML sendiri.

AI/ML services layer (pre-trained, tidak perlu keahlian ML)

LayananDipakai untuk
Amazon ComprehendNLP pada teks: deteksi bahasa, ekstraksi key phrase dan entity, sentiment analysis, pengelompokan dokumen per topik
Amazon TranslateMenerjemahkan teks dengan neural machine translation
Amazon TextractMengekstrak teks, form field, dan tabel dari dokumen hasil scan (lebih dari sekadar OCR)
Amazon LexMembuat chatbot dan voice bot (IVR) dengan speech recognition dan natural language understanding, teknologi di balik Alexa
Amazon PollyMengubah teks menjadi suara yang natural
Amazon TranscribeMengubah suara menjadi teks, batch atau real time, dengan timestamp per kata
Amazon RekognitionMenganalisis gambar dan video: objek, orang, teks, adegan, wajah, dan konten tidak pantas
Amazon KendraEnterprise search cerdas di banyak repositori konten
Amazon PersonalizeRekomendasi personal real time dari aktivitas pengguna
AWS DeepRacerBelajar reinforcement learning dengan mobil balap otonom skala 1/18

Generative AI layer

  • Amazon SageMaker JumpStart: solusi siap pakai serta deploy dan fine-tuning model open-source populer dengan satu klik.
  • Amazon Bedrock: layanan fully managed dan serverless untuk memakai FM dari Amazon dan perusahaan AI terkemuka lewat satu API, dan mengustomisasinya secara privat dengan data sendiri.
  • PartyRock: playground Amazon Bedrock untuk bereksperimen membuat aplikasi generative AI.
  • Amazon Q: asisten generative AI untuk pekerjaan yang memakai data perusahaan.
  • Amazon Q Developer: membuat kode dan rekomendasi kode di dalam IDE.

Kenapa membangun AI di AWS

  • Development lebih cepat: layanan managed mengurus infrastruktur, training, dan deployment.
  • Skalabilitas dan biaya: harga pay-as-you-go dan infrastruktur global.
  • Pilihan model: banyak FM lewat satu API di Amazon Bedrock.
  • Integrasi: layanan AI terhubung dengan layanan AWS lain lewat SDK dan API.
  • Keamanan dan compliance: shared responsibility model dan program compliance.

Trade-off biaya

  • Responsiveness and availability: latensi lebih rendah dan deployment multi-Region lebih mahal.
  • Redundancy and Regional coverage: beberapa Availability Zone atau Region menambah biaya.
  • Performance: GPU dan accelerator lebih mahal daripada CPU tetapi bisa jauh lebih cepat.
  • Token-based pricing: Amazon Bedrock dan Amazon Q Developer menagih per token yang diproses atau dihasilkan.
  • Provisioned throughput: bayar kapasitas di muka memang lebih mahal, tapi performanya bisa diprediksi.
  • Custom models: training dan fine-tuning menambah biaya compute dan data.

On this page